kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Di menit akhir, Golkar merapat ke Prabowo-Hatta


Senin, 19 Mei 2014 / 15:29 WIB
ILUSTRASI. Hans Kwee, Dosen Magister Universitas Trisakti dan Atma Jaya


Reporter: Yudho Winarto, Mimi Silvia | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Partai Golongan Karya (Golkar) akhirnya memutuskan arah politiknya. Partai pohon beringin ini memutuskan merapat ke koalisi Prabowo Subianto - Hatta Rajasa.

"Seluruh Golkar memberikan dukungan kepada pasangan ini," kata Sekjen Golkar Idrus Marham, Senin (19/5).

Sontak saja, seluruh pendukung pasangan Prabowo-Hatta mengelu-elukan partai Golkar. Suasana penuh semangat memenuhi rumah Polonia tempat deklarasi duet Prabowo - Hatta.

Idrus menjelaskan alasan Golkar memilih masuk gerbong koalisi yang dibangung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) berdasarkan berbagai pertimbangan. Tentunya setelah jalinan komunikasi politik yang mendalam antara Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dengan Prabowo.

Intinya, tantangan pemerintahan mendatang cukup pelik. Tantangan itu bbisa diatasi hanya oleh pemimpin yang kuat. "Aburizal berpandangan kepemimpinan kuat itu ada di Prabowo," jelasnya.

Selain itu, pemimpin itu harus memiliki kompetensi dan tidak cukup popularitas. "Sesungguhnya aspirasi rakyat ada di pasangan Prabowo-Hatta," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×