kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.823   17,00   0,10%
  • IDX 7.886   -443,27   -5,32%
  • KOMPAS100 1.102   -63,41   -5,44%
  • LQ45 802   -31,99   -3,84%
  • ISSI 277   -20,79   -6,98%
  • IDX30 419   -10,46   -2,43%
  • IDXHIDIV20 504   -6,26   -1,23%
  • IDX80 123   -6,39   -4,95%
  • IDXV30 135   -3,98   -2,86%
  • IDXQ30 137   -2,02   -1,46%

Di Bawah Target Pemerintah, Kinerja Ekspor Tumbuh 6,15% pada 2025


Senin, 02 Februari 2026 / 13:25 WIB
Di Bawah Target Pemerintah, Kinerja Ekspor Tumbuh 6,15% pada 2025
ILUSTRASI. Neraca dagang pada November 2025 surplus (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Indonesia sepanjang periode Januari–Desember 2025 mengalami peningkatan secara tahunan (year on year/yoy), dengan total nilai ekspor mencapai US$ 282,91 miliar, tumbuh 6,15%  dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 266,53 miliar.

Meski mencatat pertumbuhan positif, realisasi ekspor sepanjang 2025 masih berada di bawah target pemerintah.

Pemerintah sebelumnya menargetkan nilai ekspor tahun 2025 sebesar US$ 294,45 miliar.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, kinerja ekspor Indonesia sepanjang 2025 terutama ditopang oleh ekspor nonmigas, meski sektor migas masih mencatatkan kontraksi.

Baca Juga: Masih di Bawah Target, Porsi Pembiayaan Fintech Lending ke Produktif Sebesar 33,83%

"Pendorong kinerja ekspor Indonesia sepanjang tahun 2025 ditopang sector minyak bumi dan gas (migas) yang tercatat sebesar US$ 13,07 miliar dan turun 17,69% yoy. Sementara nilai ekspor non migas tercatat naik sebesar 7,66% yoy dengan nilai US$ 269,84 miliar," ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin (2/2/2026).

Lebih lanjut, Ateng menyampaikan peningkatan ekspor nonmigas tersebut terutama didorong oleh kinerja sektor industri pengolahan dan sektor pertanian. Peran sektor industri pengolahan dalam mendongkrak ekspor Indonesia sepanjang 2025 tergolong signifikan dengan andil sebesar 10,77%.

Baca Juga: Ekspor Tumbuh Positif 66 Bulan, Kadin Ajak Pelaku Usaha Genjot Ekspor Pasca-CEPA

“Ekspor industri pengolahan yang naik cukup tinggi antara lain minyak kelapa sawit (CPO), barang perhiasan dan barang berharga, kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian, logam dasar bukan besi, serta semikonduktor dan komponen elektronik lainnya,” pungkas Ateng.

Selanjutnya: BPS: Inflasi Tahunan Januari 2026 Naik Jadi 3,55%

Menarik Dibaca: Belanja Hemat di Promo Tokopedia 2.2, Ada Gratis Ongkir & Diskon hingga Rp 1,2 Juta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×