kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Dewan etik lembaga survei akan audit 7 anggotanya


Rabu, 09 Juli 2014 / 20:03 WIB
ILUSTRASI. Obat gatal alami.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Dewan etik Perhimpunan Survei Opini Publik (Persepi) angkat bicara soal hasil survei pemilihan presiden dan wakil presiden yang berlangsung pada hari ini, Rabu (9/7). Ketua Persepi Hari Wijayanto mengatakan, perbedaan hasil quick count kali ini ditenggarai akan dapat dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk merusak proses pemilihan presiden.

"Kami percaya bahwa bila dilakukan dengan metode pengumpulan data berlandaskan kaidah metodologi yang benar, seharusnya quick count yang dilakukan menghasil perhitungan yang kurang lebih sama," ujarnya dalam konferensi pers di Balai Kartini.

Ia mengatakan yang penting adalah setiap lembaga survei menjelaskan proses quick count yang dilakukan di depan publik sehingga masyarakat memahaminya. Persepi juga akan melakukan audit terhadap sejumlah lembaga survei yang menjadi anggotanya yakni Lembaga Survei Indonesia, Indikator, SMRC, Cyrus Network, Populi Center, JSI dan Puskaptis.

Nantinya hasil audit akan diumumkan kepada publik dan Persepi akan memberikan sanksi pada lembaga penelitian yang terbukti melanggar prinsip-prinsip etika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×