kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Dampak virus corona, bahan baku sejumlah industri ini mulai menipis


Rabu, 11 Maret 2020 / 16:46 WIB
ILUSTRASI. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Rosan P Roeslani berpidato dihadapan peserta Rapat Koordinasi Kadin Indonesia di Jakarta, Selasa (5/11/2019). Rapat Koordinasi Bidang Agribisnis, Pangan & Kehutanan dan Bidang Pengolahan Makanan & Ind


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengatakan saat ini bahan baku industri mulai menipis. Menurunnya bahan baku tersebut sebagai dampak penyebaran virus corona (COVID-19) di China khususnya Wuhan. COVID-19 membuat sejumlah kegiatan industri di Wuhan berhenti.

"Ada beberapa sektor yang dari Maret ini akan tersisa 2 hingga 3 bulan, terutama bidang farmasi, elektronik, bahan baku tekstil," ujar Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani di Kantor Presiden, Rabu (11/3).

Baca Juga: Pengamat: Omnibus law memungkinkan swasta asing investasi penuh di sektor pertahanan

Meski begitu, Rosan bilang ada angin segar dari Wuhan, China. Ia bilang kegiatan industri di Wuhan mulai bergerak sehingga produksi bisa berlangsung. Hal itu diharapkan Rosan bisa segera memasok bahan baku ke Indonesia. Pasalnya alternatif impor dari tempat lain tidak mudah dilakukan.

"Itu tidak gampang dan tidak murah karena mereka kebutuhan juga ambil dari China," terang Rosan.

Baca Juga: Penurunan penjualan ritel berlanjut sejalan pelemahan optimisme konsumen




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×