kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Prabowo Resmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Surakarta


Rabu, 19 November 2025 / 11:54 WIB
Prabowo Resmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Surakarta
ILUSTRASI. Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD RI 2025 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta (15/8/2025). Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia di Surakarta, Rabu (19/11/2025).


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia di Surakarta, Rabu (19/11/2025). 

Saat sambutan, Prabowo berkelakar bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan inisiatif dari Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Namun baru bisa diresmikan pada pemerintahannya. 

"Ya saya sangat beruntung sudah jadi, saya yang resmikan. Takdir itu tidak bisa ditolak. Ya ini kebesaran hati," kata Prabowo mengundang tawa. 

Prabowo menegaskan bahwa layanan kesehatan yang layak merupakan hak untuk seluruh masyarakat Indonesia. Untuk itu, menurutnya pembangunan rumah sakit ini patut diapresiasi. 

Baca Juga: Dukung Program Pembangunan, Australia Kucurkan Rp 3,8 Triliun Setiap Tahun untuk RI

Prabowo mengklaim rumah sakit hibah dari Uni Emirat Arab (UEA) ini menjadi rumah sakit yang tercanggih di Indonesia. 

"Saya dapat laporan hanya ada empat rumah sakit di Indonesia yang memiliki peralatan secanggih ini. dan di Jawa Tengah di satu-satunya," jelas Prabowo. 

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunandi Sadikin melaporkan pembangunan rumah sakit ini dimulai sejak dua tahun lalu. 

Rumah sakit Emirat-Indonesia ini dilengkapi dengan 100 kamar, 3 kamar operasi dan dibangun dengan anggaran Rp 400 miliar. 

"Anggaran ini terdiri dari Rp 250 miliar untuk bangunan dan Rp 150 miliar untuk alat-alat. Ini merupakan hibah dari pemerintah UAE," kata Budi dalam kesempatan yang sama. 

Budi menambahkan bahwa Presiden memberikan penugasan untuk pembangunan rumah sakit di 66 kabupaten/kota. Menurutnya beberapa anggaran yang telah diberikan, salah satunya untuk membangun rumah sakit di Surakarta. 

"Itu saya bawa sebagian kesini untuk dilihat sebagai contoh, mudah-mudahan nanti jadinya sebagus ini," ujar Budi. 

Baca Juga: Australia Dorong Kolaborasi Iklim, Pendidikan, dan Inovasi dengan Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×