kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.008   -80,00   -0,44%
  • IDX 6.084   41,94   0,69%
  • KOMPAS100 800   9,91   1,25%
  • LQ45 607   7,13   1,19%
  • ISSI 210   0,26   0,13%
  • IDX30 342   3,49   1,03%
  • IDXHIDIV20 426   3,88   0,92%
  • IDX80 91   1,11   1,23%
  • IDXV30 117   1,32   1,15%
  • IDXQ30 110   1,07   0,98%

Dalam sepekan 14.000 warga telah mudik, BNPB: Keputusan soal mudik segera diambil


Senin, 30 Maret 2020 / 18:19 WIB
ILUSTRASI. Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bandara Soekarno-Hatta memeriksa dokumen wisatawan asal China yang baru mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/1/2020).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah belum mengambil keputusan terkait aturan larangan kembali ke daerah asal atau mudik.

Selama ini, larangan mudik masih berupa imbauan dari pemerintah daerah. Namun, berdasarkan data Presiden Joko Widodo sebelummya dalam delapan hari terakhir telah ada 14.000 orang yang melakukan mudik lebih awal.

Angka tersebut masih merupakan angka pemudik yang menggunakan bus. Belum termasuk pemudik yang menggunakan kereta api, kapal, pesawat, dan kendaraan pribadi.

Baca Juga: Harga bahan pangan masih tinggi, berikut rinciannya

"Menyangkut masalah mudik atau tidak mudik tadi sudah dibahas secara detail, melibatkan para gubernur, jadi mohon bersabar dulu, untuk keputusan ini akan dikeluarkan besok sore," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo usai rapat terbatas, Senin (30/3).

Sejumlah ketentuan akan diperhitungkan oleh pemerintah. Termasuk dengan ketentuan siapa yang bisa mudik dan siapa yang dianjurkan tidak mudik.

Baca Juga: Presiden Jokowi umumkan darurat sipil dalam penanganan virus corona




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×