kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.908   38,00   0,21%
  • IDX 5.654   -166,79   -2,87%
  • KOMPAS100 730   -22,37   -2,97%
  • LQ45 557   -15,86   -2,77%
  • ISSI 196   -5,18   -2,57%
  • IDX30 317   -8,39   -2,58%
  • IDXHIDIV20 391   -10,17   -2,54%
  • IDX80 83   -2,44   -2,85%
  • IDXV30 106   -2,15   -1,98%
  • IDXQ30 102   -2,79   -2,66%

Chatib: Sedang tidak zaman laju ekonomi tinggi


Selasa, 25 November 2014 / 22:02 WIB
ILUSTRASI. Buah cranberry dan beberapa jenis makanan lainnya yang bisa dikonsumsi rutin untuk menjaga kesehatan organ intim dan vagina perempuan.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Ekonomi Indonesia mengalami perlambatan yang signifikan tahun ini yaitu sebesar 5,01% pada triwulan III 2014. Salah satu penyebab perlambatan ini adalah karena ekonomi global yang lesu sehingga ekspor terpuruk.

Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan semua negara di dunia sedang berhadapan dengan situasi pertumbuhan ekonomi yang rendah. Brazil resesi, pertumbuhan Turki hanya 3,18%.

Yang tumbuh di atas 5% hanya China, India, dan Indonesia. "Sedang tidak zaman pertumbuhan tinggi. Karena Anda hidup di global growth, bukan Planet Mars. Kita juga mesti lihat kalau global melemah," ujar Chatib, Selasa (25/11).

Dengan melemahnya China sebagai mitra dagang terbesar Indonesia akan mengakibatkan ekspor Indonesia turun. Maka dari itu, ekonomi Indonesia pun lesu.

Mengenai BI yang kembali menaikkan suku bunga 25 bps menjadi 7,75% sehingga ekonomi Indonesia bisa melemah lebih dalam lagi, Chatib mengakui kenaikan itu sudah benar. Hal ini karena BI harus mengantisipasi juga rencana kenaikan suku bunga Amerika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×