kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Chatib Basri dukung kebijakan menaikkan harga BBM


Selasa, 25 November 2014 / 20:20 WIB
ILUSTRASI. Cara mengetahui seseorang hapus akun WhatsApp.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 2.000 per liter. Pro dan kontra menyorotkan kebijakan ini.

Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan harga BBM bersubsidi memang harus dilakukan. Pasalnya, alokasi anggaran untuk subsidi adalah anggaran yang tidak tepat.

"Yang nikmati adalah kalangan kelas menengah atas. Kalau mau support yang miskin, kasih anggaran yang dalam bentuk memang tepat seperti cash transfer dan hal-hal seperti itu," ujar Chatib, Selasa (25/11).

Dampak kenaikan BBM, menurut Chatib, bagus untuk investor. Dengan adanya realokasi anggaran ke pembangunan infrastruktur maka realisasi infrastruktur akan lebih baik. 

Hal ini akan menyebabkan investor ingin masuk untuk berinvestasi. "Orang mau investasi berarti lapangan kerjanya lebih baik dan kemiskinan bisa turun," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×