kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Chatib Basri ungkap dampak virus corona ke pertumbuhan ekonomi Indonesia


Selasa, 18 Februari 2020 / 19:38 WIB
ILUSTRASI. Mantan Menteri Keuangan M Chatib Basri.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Herlina Kartika Dewi

Bila impor barang terhambat, maka akan terjadi kekosongan barang, sehingga harganya melonjak. Sementara, bila impor barang modal terhambat, produksi juga akan bisa terganggu.

Tak hanya perdagangan, virus corona juga turut berdampak pada pariwisata. Penyebaran virus ini dianggap bisa mempengaruhi kurangnya kunjungan wisatawan asing.

Chatib juga mengatakan, penurunan tersebut bisa terjadi bila tidak ada upaya mitigasi yang dilakukan pemerintah. Menurutnya, pemerintah harus cepat melakukan berbagai tindakan, khususnya upaya-upaya mendorong perekonomian di dalam negeri.

Baca Juga: Ekspor - impor turun di awal 2020, ini tanggapan Kemenko Ekonomi

"Kalau efek datang dari luar, maka yang harus diantisipasi adalah mendorong dari dalam. Misalnya memberikan program keluarga harapan (PKH) untuk yang miskin, memberi program cash for training, kartu pra kerja dipakai," tutur Chatib.

Tak hanya itu, Chatib juga berpendapat, harus ada upaya untuk mendorong peningkatan wisatawan dari dalam negeri. Upaya yang bisa dilakukan seperti memberi diskon bagi penginapan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×