kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.593.000   1.000   0,04%
  • USD/IDR 17.693   -14,00   -0,08%
  • IDX 6.437   -24,30   -0,38%
  • KOMPAS100 850   -5,62   -0,66%
  • LQ45 647   -3,80   -0,58%
  • ISSI 223   -0,27   -0,12%
  • IDX30 359   -2,55   -0,71%
  • IDXHIDIV20 447   -3,40   -0,76%
  • IDX80 97   -0,66   -0,67%
  • IDXV30 124   -0,63   -0,51%
  • IDXQ30 116   -0,92   -0,79%

Istana Buka Suara Terkait Pencopotan Purbaya dari Menkeu


Rabu, 16 September 2026 / 18:45 WIB
Istana Buka Suara Terkait Pencopotan Purbaya dari Menkeu
ILUSTRASI. Sertijab Menteri Keuangan (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergantian Menteri Keuangan kembali menjadi perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto mengganti Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara.

Namun, dari perspektif Istana, pergantian tersebut merupakan bagian dari kewenangan Presiden dan tidak perlu dimaknai sebagai sesuatu yang luar biasa.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto mengatakan, pergantian pejabat merupakan hal yang lumrah dalam pemerintahan dan sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden.

Baca Juga: Copot Purbaya, Prabowo Dinilai Ingin Perkuat Konsolidasi Kabinet

"Pergantian biasa saja, itu prerogatif Presiden," ujar Bambang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Bambang juga membantah anggapan bahwa Purbaya dicopot karena melakukan perombakan terhadap jajaran pejabat di Kementerian Keuangan. Namun, ia tidak menjelaskan lebih jauh mengenai alasan internal di balik keputusan pergantian tersebut.

Menurut Bambang, pergantian pejabat dapat dilakukan kapan saja sebagai bagian dari proses reshuffle. Karena itu, setiap pejabat pemerintahan harus siap jika sewaktu-waktu diganti dari posisinya.

"Dari perspektif kita, dari Istana, sebetulnya pergantian itu sesuatu yang lumrah saja. Bisa kapan saja," katanya.

Sementara itu, Bambang menepis anggapan bahwa penunjukan Suahasil sebagai Menteri Keuangan berkaitan dengan karakter atau gaya kepemimpinannya yang dianggap serupa dengan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menurut dia, Suahasil memiliki karakter dan pendekatan kepemimpinannya sendiri. "Pak Suahasil punya karakter sendiri," ujar Bambang.

Baca Juga: Tak Mau Berkarir Di Pemerintahan Lagi, Purbaya: Mau Pensiun dan Mancing Ikan Saja

Presiden Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya pada Senin (14/9/2026). Pergantian tersebut kemudian dilanjutkan dengan serah terima jabatan di Kementerian Keuangan pada Selasa (15/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga membantah adanya persoalan internal yang menjadi penyebab dirinya diganti. Ia menyatakan keputusan tersebut merupakan kewenangan Presiden.

"Tidak ada. Gesekan tidak ada, yang jelas itu hak prerogatif Presiden," kata Purbaya.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/09/16/18381571/istana-sebut-pencopotan-purbaya-biasa-saja-tak-istimewa. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×