kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Chairun Nisa diperiksa KPK setelah Idul Adha


Selasa, 08 Oktober 2013 / 13:12 WIB
ILUSTRASI. Berikut cara menciptakan kamar tidur yang lebih aman dan nyaman untuk digunakan orang lanjut usia (lansia).


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Farid Hasbi, pengacara tersangka Chairun Nisa menyebutkan, pemeriksaan kliennya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka akan ditunda hingga usai Lebaran Idul Adha pada pertengahan Oktober mendatang.

"(Pemeriksaan) hari ini ditunda karena dari penyidik belum siap untuk memberikan pertanyaan-pertanyaan," ungkap Farid setelah pemeriksaan Chairun Nisa selesai di Kantor KPK, Jakarta, Selasa (8/10).

Farid mengatakan, ketidaksiapan penyidik KPK terjadi karena ada hal-hal yang perlu dikoordinasikan kembali, sehingga ada kemungkinan pemeriksaan kliennya ditunda hingga setelah Idul Adha.

"Sepertinya begitu (penyidik belum siap memeriksa) karena ada hal-hal yang memang mesti dikoordinasikan sehingga ditunda habis Lebaran nanti," jelasnya.

Ketika dikonfirmasi mengenai kabar yang menyebutkan Chairun Nisa menerima fee dari Akil, Farid membantah, bahwa kliennya tidak menerima dan tidak ada perjanjian apa pun terkait perkara antara dirinya dengan Akil Mochtar, Cornelis Nalau dan Hambit Bintih.

"Dia tidak menerima dan tidak ada perjanjian apa pun untuk menerima fee," tegas Farid.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×