kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.920   7,00   0,04%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Cegah gelombang dua virus corona, Jokowi minta kendalikan arus balik Lebaran


Rabu, 27 Mei 2020 / 13:16 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta sejumlah pihak ikut berpartisipasi dalam pengendalian arus balik Lebaran.

Hal itu untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) kembali meluas. Pengendalian ini tetap perlu dilakukan walau sebelumnya pemerintah telah memberlakukan larangan mudik.

"Ini penting untuk kita kendalikan agar tidak terjadi sirkulasi bolak balik dalam penyebaran virus yang berpotensi untuk memunculkan gelombang yang kedua," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui video konferensi di Istana Merdeka, Rabu (27/5).

Baca Juga: Jokowi: Tambahan aparat akan dikirim ke daerah dengan kasus virus corona yang tinggi

Pencegahan penularan terutama di wilayah Jabodetabek. Saat ini angka penularan berdasarkan reproduction rate (R0) di Jabodetabek sudah di bawah 1.

Angka tersebut menunjukkan penularan di Jabodetabek telah rendah. Sehingga pemerintah pun telah mendorong penerapan kenormalan baru di DKI Jakarta.

"Saya melihat data tadi pagi tren untuk R0 atau RT (R0 pada waktu tertentu) DKI Jakarta sudah di bawah 1, sehingga ini harus kita tekan agar lebih menurun lagi," terang Jokowi.

Oleh karena itu protokol kesehatan di DKI Jakarta pun akan diawasi oleh aparat TNI Polri. Hal itu sebagai langkah menuju kenormalan baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×