kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Cadangan emas BI naik jadi US$ 4,32 miliar pada April 2020


Senin, 11 Mei 2020 / 19:09 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi emas


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

Beberapa negara yang terdampak Covid-19 dengan masif rupanya masih menduduki peringkat atas kepemilikan emas terbanyak. Hal ini dengan asumsi perhitungan harga emas perdagangan sebesar US$ 1.709 per ons troi.

Pertama, Amerika Serikat (AS) yang memiliki cadangan emas senilai US$ 446,9 miliar. Disusul Jerman yang masih memiliki cadangan emas sebesar US$ 184,85 miliar, kemudian Italia memiliki cadangan emas sebanyak US$ 134,72 miliar.

Baca Juga: Cadangan devisa meningkat, Indonesia harus tetap waspada pembalikan modal

Sementara itu, China yang merupakan negara awal tempat penyebaran pandemi Covid-19, hingga awal Mei ini mencatat kepemilikan cadangan devisa emas sebesar US$ 107,05 miliar dan Spanyol memiliki cadangan emas sebanyak US$ 15,47 miliar.

Lebih lanjut, negara-negara sejawat Indonesia juga masih memiliki kepemilikan emas yang cukup tinggi. Meski begitu, cadangan emas mereka masih berada di bawah jumlah kepemilikan emas BI.

Seperti Malaysia yang memiliki cadangan emas sebanyak US$ 2,14 miliar, Kamboja yang sebesar US$ 681,33 juta, serta Myanmar yang sebanyak US$ 401,10 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×