kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Cadangan Devisa Oktober 2022 Turun Jadi US$ 130,2 Miliar


Senin, 07 November 2022 / 10:36 WIB
Cadangan Devisa Oktober 2022 Turun Jadi US$ 130,2 Miliar
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) melaporkan, cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2022 sebesar US$ 130,2 miliar. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/18.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan, cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2022 sebesar US$ 130,2 miliar. Jumlah ini turun US$ 600 juta jika dibandingkan dengan posisi akhir September yang sebesar US$ 130,8 miliar.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Junanto Herdiawan mengatakan, penurunan posisi cadangan devisa pada Oktober 2022 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

Adapun posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,8 bulan impor atau 5,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, seta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Baca Juga: Mengawal Stabilitas Rupiah

"Bank Indonesia menilai cadangan Devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," ujar Junanto dalam keterangan resminya, Senin (7/11).

Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung pleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung proses pemulihan ekonomi nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×