kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Bunuh istri, eks auditor BPK dibui 9 tahun


Selasa, 08 Juli 2014 / 17:50 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 61,51 poin atau 0,89% ke level 6.935,30 pada penutupan perdagangan Selasa (7/2).


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis sembilan tahun penjara kepada eks auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Gatot Supiartono atas tuduhan pembunuhan terhadap istri sirinya Holly Angela. Putusan tersebut jauh lebih berat daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang hanya empat tahun penjara.

Ketua majelis hakim Badrun Zaini menjerat Gatot dengan pasal 353 KUHP ayat 3 tentang penganiayaan terencana. Yang memberatkan Gatot adalah karena perbuatannya dilakukan secara terencana. "Mengadili, menjatuhkan pidana penjara selama sembilan tahun kepada terdakwa," ujar Badrun dalam amar putusannya, di PN Jakarta Pusat, Selasa (8/7).

Menurut majelis hakim, Gatot melakukan sebuah tindakan yang disengaja dan direncanakan terhadap pembunuhan Holly. Kendati begitu, majelis hakim tidak mengenakan Gatot pasal 340 KUHP perihal pembunuhan berencana. Alasannya majelis hakim tidak menemukan bukti yang kuat terkait hal itu. Majelis hakim hanya bisa menjerat bahwa eks auditor BPK tersebut karena ingin menculik Holly. Namun dalam upaya tersebut Holly tewas.

Alasan Gatot melakukan penculikan lantaran Holly selalu menuntut macam-macam seperti mobil dan lain-lain. Tuntutan Holly tersebut membuat Gatot jenuh dan membuatnya berniat menculik korban. Kemudian Gatot memerintahkan suruhannya untuk menculik Holly.

Seperti diketahui, Gatot dituntut hanya empat tahun penjara oleh JPU. Gatot didakwa pasal 353 KUHP tentang penganiayaan yang terencana dengan ancaman pidana penjara selama 9 tahun. Padahal dakwaan primer, Gatot dikenakan pasal 340 KUHP dengan hukuman maksimal vonis mati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×