kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

BUMN akan menyiapkan 4,7 juta masker di akhir Maret 2020 ini


Jumat, 20 Maret 2020 / 15:13 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat meninjau pencegahan virus Corona (Covid-19) di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020). melalui kegiatan pembersihan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 yakni dengan melakukan penyemp


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

Lebih lanjut, Erick juga tidak menutup kemungkinan bahwa ke depannya BUMN akan bersinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk memenuhi kebutuhan masker. Menurutnya, langkah ini perlu diambil untuk mengurangi impor masker dari negara lain.

"Kebutuhan (masker untuk) haji dan umrah itu cukup besar. Nah ke depannya kami ingin bersinergi dengan Kemenag kalau bisa ya maskernya itu buatan Indonesia, jangan yang impor-impor," paparnya.

Baca Juga: Viral soal 49 TKA asal China sedang dikarantina di Kendari

Apabila ke depannya ada kepastian order, maka Erick percaya bahwa BUMN dapat memproduksi banyak masker untuk kebutuhan dalam negeri.

"Kalau ada kepastian order yang kertas putihnya juga bikin sendiri. Supaya jangan pada saat kita butuh baru panik, padahal kita punya kekuatan bersinergi, Kementerian BUMN dengan Kementerian Agama," tandas Erick.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×