kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Bulog perbaiki gudang beras di seluruh Indonesia


Selasa, 23 Juni 2015 / 14:37 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Perum Bulog berencana melakukan perbaikan gudang-gudangnya di seluruh Indonesia. Dengan perbaikan itu, mereka berharap tak ada lagi beras berkutu.

"Direksi sepakat akan kami perbaiki semua, manajemen gudang, manajemen SDM. Jumlahnya lebih dari 1.500 gudang di seluruh Indonesia. (Nanti) tidak ada beras berkutu lagi dengan perbaikan gudang," ujar Direktur Pelayanan Publik Bulog Wahyu Suparyono di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/6).

Dia menuturkan, perbaikan gudang itu nantinya harus memenuhi standar International Organization for Standardization (ISO) sehingga tingkat sterilisasinya baik. Dengan begitu, mutu beras yang disimpan di gudang itu akan tetap terjaga.

"Iya, itu (gudang) harus kami perbaiki. Saya akan tinjau tiap-tiap gudang, kami akan lakukan spraying (penyemprotan), reprocessing, supaya beras kita mutunya layak konsumsi," kata dia.

Terkait stok beras Bulog, dia mengatakan bahwa jumlah itu cukup. Pasalnya, stok beras pada saat ini adalah 1,4 juta ton, dan bisa digunakan untuk 6 bulan ke depan. Di sisi lain, untuk meningkatkan stok beras, Bulog akan terus memanfaatkan beras dari petani.

"Tidak usah khawatir, lebih 1,4 juta ton beras, bisa sampai 6 bulan. Meski begitu, kami pengadaan terus. Bahkan, Juni-Juli ini (akan mencapai) 2 juta ton pengadaannya," ucap Wahyu.

"(Soal rencana impor), kami sepakat harus dengan mendayagunakan petani kita. Ketahanan pangan harus dari dalam negeri karena itu jati diri bangsa. (Beras) dari petani cukup," tandas dia. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×