kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Bujet pelatihan tenaga kerja dialihkan melalui DAK


Rabu, 11 Mei 2016 / 22:37 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) akan mengubah sistem alokasi anggaran pendidikan untuk tahun 2017. Khususnya untuk anggaran pendidikan berupa pelatihan bagi tenaga kerja.

Rahma Iryanti Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas mengatakan, selama ini anggaran untuk pelatihan banyak melalui Kementerian Tenaga Kerja. Namun hal itu dinilai tidak efektif, karena banyak lembaga pelatihan yang berada di daerah bahkan dimiliki oleh pemerintah daerah.

Oleh karenanya, mulai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 tidak akan lagi demikian. "Kementerian tenaga kerja akan tetap jadi supervisi," kata Rahma, Rabu (11/5).

Saat ini Bappenas sedang menghitung pagu indikatif untuk alokasi pelatihan tersebut. Adapun penyusunannya akan dilakukan berdasarkan proposal yang diajukan oleh pemerintah daerah.

Namun demikian, meski akan melalui Pemda diharapkan peran sektor swasta tetap ada. Karena bagaimanapun standard dan permintaan atas tenaga kerja akan berada di tangan swasta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×