kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.745   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.565   39,03   0,60%
  • KOMPAS100 860   8,58   1,01%
  • LQ45 651   7,48   1,16%
  • ISSI 229   0,39   0,17%
  • IDX30 365   4,36   1,21%
  • IDXHIDIV20 450   6,63   1,50%
  • IDX80 98   1,03   1,07%
  • IDXV30 125   1,09   0,88%
  • IDXQ30 116   1,52   1,32%

Surplus Dagang RI Menyusut, China Jadi Sumber Defisit Terbesar


Selasa, 01 September 2026 / 12:23 WIB
Surplus Dagang RI Menyusut, China Jadi Sumber Defisit Terbesar
ILUSTRASI. Neraca perdagangan Indonesia masih menghadapi tekanan dari perdagangan dengan sejumlah negara hingga Juli 2026 (Dok/JICT)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Neraca perdagangan Indonesia masih menghadapi tekanan dari perdagangan dengan sejumlah negara hingga Juli 2026. China menjadi negara dengan kontribusi defisit terbesar, sementara Amerika Serikat (AS) menjadi negara yang memberikan surplus perdagangan paling tinggi bagi Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia secara kumulatif atau sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai surplus US$ 3,70 miliar. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan surplus pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 23,77 miliar.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan, China menjadi negara penyumbang defisit neraca perdagangan Indonesia terbesar sepanjang Januari hingga Juli 2026 dengan nilai mencapai US$ 17,67 miliar.

“Komoditas penyumbang defisit terbesar sepanjang Januari hingga Juni 2026 adalah China,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Senin (3/8/2026).

Baca Juga: Perry Warjiyo Ucapkan Selamat kepada Destry Damayanti dan Dewan Gubernur BI Baru

Adapun sejumlah komoditas yang menjadi penyumbang utama defisit perdagangan Indonesia dengan China adalah mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya (HS 84), mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS 85), serta plastik dan barang dari plastik (HS 39).

Selain China, Indonesia juga mencatatkan defisit perdagangan dengan Australia. Nilai defisit neraca perdagangan dengan negara tersebut mencapai US$ 4,41 miliar.

Komoditas utama yang menjadi penyumbang defisit perdagangan Indonesia dengan Australia antara lain serealia (HS 10), logam mulia dan perhiasan atau permata (HS 71), serta bahan bakar mineral (HS 27).

Indonesia juga mengalami defisit perdagangan dengan Prancis sebesar US$ 1,72 miliar. Defisit tersebut terutama berasal dari perdagangan kendaraan udara dan bagiannya (HS 88), mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya (HS 84), serta instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis (HS 90).

Indonesia Cetak Surplus dengan AS

Di sisi lain, Indonesia masih mampu membukukan surplus neraca perdagangan dengan sejumlah negara. Amerika Serikat menjadi negara dengan surplus perdagangan terbesar bagi Indonesia, yakni mencapai US$ 12,81 miliar.

Baca Juga: BPS: Neraca Perdagangan Kembali Surplus US$ 120 Juta Pada Juli 2026

Surplus perdagangan dengan AS terutama ditopang oleh ekspor mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS 85), pakaian dan aksesorisnya (rajutan) (HS 61), serta alas kaki (HS 64).

India menjadi negara dengan kontribusi surplus perdagangan terbesar kedua bagi Indonesia. Hingga Januari-Juli 2026, surplus neraca perdagangan Indonesia dengan India mencapai US$ 7,96 miliar.

Komoditas yang menjadi penyumbang surplus terbesar dalam perdagangan dengan India adalah bahan bakar mineral (HS 27), lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15), serta mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS 85).

Selanjutnya, Filipina juga menjadi salah satu negara yang memberikan surplus perdagangan bagi Indonesia. Nilai surplus neraca perdagangan Indonesia dengan Filipina mencapai US$ 4,72 miliar.

Adapun komoditas yang menjadi penyumbang surplus terbesar dengan Filipina adalah kendaraan dan bagiannya (HS 87), bahan bakar mineral (HS 27), serta lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×