kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.691   10,00   0,06%
  • IDX 6.497   -38,13   -0,58%
  • KOMPAS100 861   -5,86   -0,68%
  • LQ45 653   -5,62   -0,85%
  • ISSI 225   -0,07   -0,03%
  • IDX30 363   -3,44   -0,94%
  • IDXHIDIV20 452   -5,32   -1,16%
  • IDX80 98   -0,65   -0,66%
  • IDXV30 125   -0,73   -0,58%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,07%

BPS: Inflasi Bulanan Naik Jadi 0,21% Pada Agustus 2026


Selasa, 01 September 2026 / 11:23 WIB
BPS: Inflasi Bulanan Naik Jadi 0,21% Pada Agustus 2026
ILUSTRASI. Indeks Harga Konsumen (IHK) mencatatkan inflasi secara bulanan sebesar 0,21% atau naik dari bulan sebelumnya yang catat deflasi 0,14% (ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencatatkan inflasi secara bulanan sebesar 0,21% month to month (mtm) atau meningkat dari bulan sebelumnya yang mencatatkan deflasi 0,14% mtm.

Sementara itu, secara tahunan mencatatkan inflasi sebesar 3,19% year on year (yoy) pada Agustus 2026, atau meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 2,88% yoy. Sementara itu, secara tahun kalender mencatatkan inflasi 1,86% year to date (ytd) atau naik dari bulan sebelumnya sebesar 1,65% ytd.

“Inflasi secara tahunan mencapai 3,19%,” tutur Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga: Harga BBM Pertamax Turbo, Dexlite & Pertamina Dex Naik Hari Ini (1/9), Pertamax Tetap

Adapun bila dilihat dari kelompok pengeluaran, yang mendorong inflasi bulanan terbesar  terutama pada makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi 0,57% mtm, dan kelompok tersebut memberikan andil inflasi 0,17% mtm.

Sementara itu, komoditas yang dominan mendorong inflasi bulanan pada kelompok makanan minuman, minuman, dan tembakau terutama daging ayam ras dengan andil inflasi 0,17% mtm.

“Kemudian, cabai rawit, ikan segar dan juga beras dengan andil inflasi masing-masing sebesar 0,02%. Serta kacang panjang, buncis, jagung manis, ketimun, semangka, sigaret kretek mesin (SKM), dan sigaret putih mesin (SPM) dengan andil inflasi masing-masing 0,01%,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ateng membeberkan, selain makanan, minuman dan tembakau, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,03% mtm, dengan inflasi 0,37%.

Baca Juga: Titik Panas Karhutla Meledak, Jarak Pandang di Kalimantan Cuma 1-2 Km

Inflasi kelompok ini utamanya didorong oleh inflasi kelompok emas dan perhiasan sebesar 0,75% mtm, dan memberikan andil inflasi 0,02% mtm.

Pada Agustus 2026 untuk kelompok transportasi mengalami deflasi 0,50% mtm dengan andil deflasi sebesar 0,06% mtm.  Komoditas yang dominan mendorong deflasi pada kelompok ini utamanya tarif angkutan udara dengan andil deflasi 0,06% mtm, juga bensin dengan andil deflasi 0,03% mtm.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×