kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.941   23,00   0,13%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

BPS: Impor Maret 2021 mencapai US$ 16,79 miliar, naik 26,55% sebulan


Kamis, 15 April 2021 / 11:32 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selain kinerja ekspor, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kinerja impor pada bulan Maret 2021 ikut naik. 

Otoritas statistik tersebut mencatat, impor pada bulan Maret 2021 mencapai US$ 16,79 miliar atau tumbuh 26,55% dibanding bulan Februari 2021. Asal tahu saja, pada Februari lalu, impor Indonesia tercatat sebesar US$ 13,26 miliar. 

Jika dibandingkan dengan bulan Maret 2020, impor di bulan lalu tumbuh 25,73%. Mengingat di Maret 2020, impor hanya sebesar US$ 13,35 miliar. 

“Kinerja impor ini menggembirakan. Bahkan, sejak Februari 2021 lalu, impor di tahun ini sudah mengalami pertumbuhan positif. Pada bulan Maret 2021, kenaikannya makin tinggi,” kata Kepala BPS Suhariyanto, Kamis (15/4). 

Baca Juga: BPS: Nilai ekspor Maret 2021 18,35 miliar, tumbuh 20,31% mom

Dia memerinci, pertumbuhan impor secara bulanan tak lepas dari pertumbuhan positif baik impor minyak dan gas (migas) maupun impor non migas. 

Pada bulan Maret 2021, impor migas tercatat US$ 2,28 miliar atau naik 74,74% mom. Suhariyanto bilang, ini disebabkan oleh kenaikan impor minyak mentah, maupun di saat yang bersamaan nilai impor gas minyak turun tipis.

Sementara itu, impor non migas tercatat mencapai US$ 14,51 miliar atau melonjak 21,30% mom.

Demikian juga dengan peningkatan impor secara tahunan, didorong oleh peningkatan baik impor migas maupun non migas. Ekspor migas tercatat naik 41,87% yoy, dan ekspor non migas naik 23,52% yoy. 

Selanjutnya: India laporkan 200.739 kasus baru Covid-19, tertinggi sejak pandemi dimulai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×