kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

BPS: Harga Beras Turun di Tingkat Penggilingan pada April 2025


Jumat, 02 Mei 2025 / 11:44 WIB
BPS: Harga Beras Turun di Tingkat Penggilingan pada April 2025
ILUSTRASI. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, rata-rata harga beras di penggilingan mencapai Rp 12.734 per kilogram (kg) di bulan April 2025


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, rata-rata harga beras di penggilingan mencapai Rp 12.734 per kilogram (kg) di bulan April 2025 atau meningkat 1,19% month to month. Asal tahu saja, rata-rata harga beras di penggilingan di bulan Maret 2025 yang mencapai Rp 12.887 per kg.

“Bila dilihat secara tahunan rata-rata harga beras di penggilingan juga tercatat turun 2,14% year on year (yoy),” tutur Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers, Jumat (2/5).

Adapun untuk rata-rata harga beras di tingkat eceran dan grosir tercatat masih stagnan. Pada April 2025 harga beras di tingkat eceran mencapai Rp 14.767 per kg, atau turun tipis dari bulan sebelumnya yang mencapai Rp 14.794 per kg.

Baca Juga: BPS: Nilai Tukar Petani Turun 2,15% pada April 2025

Kemudian, harga beras di tingkat grosir tercatat sebesar Rp 13.728 per kg, turun tipis dari bulan sebelumnya yang mencapai Rp 13.757 per kg.

Lebih lanjut, Pudji menyampaikan, di tingkat grosir terjadi deflasi sebesar 0,21% mtm, dan 0,80% yoy. Sedangkan di tingkat eceran terjadi deflasi sebesar 0,05% mtm, dan 1,42% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×