kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

BPS: Gini Ratio September 2019 tercatat turun tipis ke 0,380


Rabu, 15 Januari 2020 / 19:23 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto dan jajaran BPS saat pemaparan neraca dagang Desember 2019 di Jakarta (15/1/2020).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh Gini Ratio sebesar 0,380. Angka tersebut terkoreksi tipis dari Gini Ratio Maret 2019 yang sebesar 0,382.

"Untuk menurunkan gini ratio ke angka tersebut butuh usaha yang luar biasa dan yang perlu diketahui, pencapaian penurunan gini ratio bisa dilihat sesudah beberapa tahun. Penurunannya pun tidak bisa seketika," ujar Kepala BPS Suhariyanto pada Rabu (15/1) di Jakarta.

Baca Juga: BPS: Rokok jadi penyumbang terbesar kedua dalam garis kemiskinan

Gini Ratio pada September tahun lalu pun menurun 0,004 poin dari Gini Ratio September 2018 yang sebesar 0,384.

Suhariyanto juga menyebut bahwa ketimpangan di perkotaan rupanya jauh lebih tinggi daripada ketimpangan di pedesaan. Gini Ratio di daerah perkotaan pada September 2019 tercatat sebesar 0,391, walau tercatat turun dibandingkan bulan Maret yang sebesar 0,392 dan tidak berubah dari Gini Ratio September 2018.




TERBARU

[X]
×