kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BPS: Ekspor periode Januari - Mei 2020 mencapai US$ 64,46 miliar


Senin, 15 Juni 2020 / 22:01 WIB
BPS: Ekspor periode Januari - Mei 2020 mencapai US$ 64,46 miliar
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai ekspor pada bulan Mei 2020 sebesar US$ 10,53 miliar. Dengan nilai tersebut, itu berarti total nilai ekspor dari awal Januari 2020 hingga akhir Mei 2020 tercatat sebesar US$ 64,46 miliar. 

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto, total nilai ekspor pada periode tersebut menyusut 5,96% yoy dari periode Januari 2019 - Mei 2019. Pasalnya, periode yang sama tahun lalu, mencatat total nilai ekspor sebesar US$ 68,54 miliar.

 Baca Juga: Surplus necara dagang akan jadi senjata rupiah melawan dolar AS, Selasa (16/6)

Bila dilihat secara sektoral, penurunan ekspor terbesar berasal dari sektor minyak dan gas (migas), yaitu sebesar 34% yoy dari US$ 5,36 miliar pada periode yang sama tahun 2019, menjadi US$ 3,49 miliar. Meski penurunannya cukup dalam, akan tetapi sektor migas ini hanya berkontribusi terhadap total ekspor Januari 2020 - Mei 2020 sebesar 5,42%. 

Dari ekspor non migas, ekspor industri hasil pengolahan tercatat sebesar US$ 51,08 miliar. Nilai ini turun tipis 0,08% yoy dari Januari 2019 - Mei 2019 yang sebesar US$ 51,12 miliar. Pun dengan ekspor tambang tercatat turun 21,02% yoy, yaitu dari US$ 10,70 miliar menjadi US$ 8,45 miliar pada Januari - Mei tahun ini. 

Baca Juga: Kepala BPS: New normal bisa meningkatkan kegiatan ekonomi, termasuk impor

Di saat yang lain mencatat penurunan, ekspor sektor pertanian Indonesia rupanya mengalami peningkatan 5,63% yoy. Yaitu dari US$ 1,35 miliar menjadi US$ 1,43 miliar. Meski meningkat, kontribusinya hanya kecil terhadap total ekspor, yaitu hanya 2,22%. 

Asal tahu saja, ekspor non migas menyumbang 94,58% dari total ekspor Januari 2020 - Mei 2020. Sumbangan ini berasal dari ekspor industri sebesar 79,25%, tambang 13,11% yoy, diikuti dengan kontribusi dari ekspor pertanian. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×