kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

BPS: Dampak kenaikan listrik di April lebih besar


Senin, 03 April 2017 / 14:50 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan kenaikan tarif dasar listrik 900 volt ampere (VA) yang terjadi di bulan lalu masih akan berdampak pada indeks harga konsumen (IHK) bulan ini. Bahkan, dampaknya di bulan ini diperkirakan lebih besar dibanding bulan lalu.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, kenaikan tarif listrik di bulan Maret lalu disumbang oleh pelanggan PLN prabayar dengan porsi sebesar 12,26% dari total keseluruhan pelanggan. Sementara pada bulan April, kenaikan tarif listrik tersebut akan dirasakan oleh pelanggan pascabayar.

"Nanti bulan April yang naik, yang peranannya sekitar 17% (dari total pelanggan), lebih tinggi dampak listriknya (terhadap IHK)," kata Sasmito usai konferensi pers di kantornya, Senin (3/4).

Sebagai gambaran, kenaikan tarif listrik bulan lalu yang disumbang oleh 12,26% dari total pelanggan memiliki andil sebesar 0,05%. Hal menjadi salah satu penyebab kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar minyak (BBM) mengalami inflasi sebesar 0,3% dengan andil inflasi paling besar, yaitu 0,07%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×