kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

BPS Catat Rekor Baru Haji 2026, Kepuasan Jemaah Capai 91,45%


Kamis, 06 Agustus 2026 / 19:48 WIB
BPS Catat Rekor Baru Haji 2026, Kepuasan Jemaah Capai 91,45%
ILUSTRASI. Fase pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama dimulai (DOK/siti masitoh)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingkat kepuasan jemaah haji Indonesia pada 2026 mencatatkan rekor tertinggi. Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kepuasan jemaah mencapai 91,45% apabila dihitung menggunakan metodologi lama Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI).

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan kualitas layanan haji yang dirasakan oleh jemaah. 

Menurutnya, berbagai transformasi dan pembenahan penyelenggaraan ibadah haji menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan kepuasan.

"Dengan capaian ini menunjukkan berbagai transformasi, perbaikan, dan pembenahan layanan haji yang dilakukan pemerintah benar-benar dirasakan oleh jemaah," ujar Amalia saat menyampaikan hasil Survei Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) 2026, dikutip dari keterangan pers, Kamis, (6/8/2026).

Baca Juga: BPS Mencatat Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026 Capai 5,29%

Amalia mengatakan pada 2026 BPS mulai menggunakan indikator baru, yakni IKLHI, sebagai instrumen pengukuran layanan haji secara berkelanjutan. Dengan metodologi baru tersebut, indeks kepuasan layanan haji tercatat sebesar 83,28% dan masuk kategori sangat memuaskan.

Amalia menjelaskan, perubahan dari IKJHI menjadi IKLHI dilakukan agar pengukuran tidak hanya melihat hasil akhir layanan yang diterima jemaah, tetapi juga mencakup seluruh proses penyelenggaraan haji, baik di dalam negeri maupun Arab Saudi.

"IKLHI merupakan penyempurnaan dari IKJHI. Pengukuran tidak lagi hanya berorientasi pada output layanan di luar negeri, tetapi juga mencakup proses layanan serta layanan haji di dalam dan luar negeri," katanya.

Survei IKLHI 2026 melibatkan 14.400 responden jemaah haji Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui kombinasi metode Paper Assisted Personal Interview (PAPI) dan Computer Assisted Web Interviewing (CAWI).

Baca Juga: Kementerian Haji Tambah 261 ASN Baru, Ingatkan Integritas & Siap Layani Haji 2027

Berdasarkan metodologi baru, nilai IKLHI 2026 sebesar 83,28% terdiri dari indeks kepuasan layanan haji luar negeri sebesar 82,71% dan layanan haji dalam negeri sebesar 83,85%.

Untuk layanan haji luar negeri, indeks kepuasan meningkat 1,24 poin dibandingkan 2025 dengan metode pengukuran baru, yakni dari 81,46% menjadi 82,71%. Layanan di bandara menjadi aspek dengan nilai kepuasan tertinggi sebesar 84,76%.

Sementara berdasarkan jenis layanan, transportasi menjadi aspek dengan tingkat kepuasan tertinggi untuk layanan luar negeri dengan skor 83,13%. 

Adapun pada layanan dalam negeri, transportasi bus menuju bandara mencatat nilai kepuasan tertinggi sebesar 85,67%.

BPS berharap hasil pengukuran IKLHI dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menyusun kebijakan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun berikutnya.

Baca Juga: Daftar Tunggu Haji 2027 Diumumkan, Ini Cara Cek Daftarnya & Estimasi Keberangkatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×