kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

BPS catat kinerja ekspor turun 1,29% pada September 2019


Selasa, 15 Oktober 2019 / 20:27 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di Jakarta (15/10).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Melambatnya kinerja ekspor menjadi penekan defisit neraca dagang pada bulan September 2019. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor menurun sebesar 1,29% (mom), sehingga total nilai ekspor pada September 2019 ada sebesar US$ 14,10 miliar.

"Penurunan ekspor pada bulan ini disebabkan oleh penurunan ekspor minyak dan gas (migas) dan non migas," kata Kepala BPS Suhariyanto pada Selasa (15/10) di Jakarta.

Baca Juga: Kadin: Industrialisasi jadi solusi menekan defisit neraca dagang

Penurunan ekspor migas adalah sebesar 5,17% (mom). Penurunannya disebabkan oleh nilai minyak mentah yang turun sebesar 33,65% menjadi US$ 94,7 juta dan juga penurunan nilai gas yang sebesar 11,04% menjadi US$ 505,8 juta.

Meski begitu, nilai hasil minyak masih mengalami kenaikan sebesar 39,9% menjadi US$ 229,6 juta.

Sementara untuk ekspor nonmigas pada September 2019, turun sebesar 1,03% (mom) atau menjadi US$ 13.267,6 juta dari US$ 13.406,4 juta pada bulan Agustus 2019.

Baca Juga: Neraca dagang bulan September 2019 defisit, ini kata ekonom Bank Permata

Hal ini disebabkan oleh penurunan beberapa harga komoditas, yang utama adalah komoditas perhiasan dan permata yang turun sebesar 32,60% (mom), kendaraan dan bagiannya yang turun sebesar 10,32% (mom), dan juga pakaian jadi bukan rajutan yang turun sebesar 18,62% (mom).

Bila dilihat secara year on year, nilai ekspor pada bulan September 2019 ini juga menurun sebesar 5,74% (yoy). Lalu secara kumulatif, nilai ekspor pada Januari 2019 - September 2019 mengalami penurunan cukup dalam, yaitu sebesar 8,00% (ytd) menjadi US$ 124,17 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×