Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan melakukan groundbreaking lima titik proyek hilirisasi dengan nilai investasi sebesar Rp 100 triliun pada awal Februari 2026.
Rencana ini telah dilaporkan langsung oleh CEO BPI Danantara Rosan Roeslani kepada Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, pada Minggu, (4/1/2026) sore.
“Dalam pertemuan tersebut dibahas tiga poin yakni, perkembangan 5 titik proyek hilirisasi oleh Danantara yang akan melakukan groundbreaking di awal bulan depan,” ungkap Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resminya, Minggu (4/1/2025).
Baca Juga: Mendikdasmen Kirim 17.073 Papan Interaktif Digital ke Sekolah Kawasan Bencana Sumut
Selain itu, Teddy juga menjelaskan bahwa proyek hilirisasi tersebut akan dilaksanakan di sejumlah provinsi di Indonesia dengan nilai investasi yang signifikan.
“Program tersebut akan dilakukan di beberapa provinsi Indonesia dengan total investasi sebesar US$ 6 miliar atau sekitar Rp 100 triliun,” lanjutnya.
Agenda strategis lainnya yang turut dibahas dalam pertemuan tersebut adalah perkembangan proyek Waste to Energy yang berfokus pada penertiban pengelolaan sampah.
Baca Juga: Rupiah Diproyeksi Stabil di 2026, Ditopang Arus Modal Asing dan Prospek Ekonomi
Pemerintah menaruh perhatian besar pada program ini karena dinilai mampu memberikan manfaat lingkungan sekaligus nilai tambah ekonomi.
“Perkembangan Projects Waste to Energy (Penertiban Pengelolaan Sampah) sehingga volume sampah terbuka tidak hanya berkurang namun akan sangat bermanfaat dari segi ekonomi,” jelas Teddy.
Selanjutnya: Asosiasi DPLK Nilai Penambahan Jumlah Peserta dari Sektor Informal Masih Terbuka
Menarik Dibaca: Cara Membuat Akun Kreator Instagram dengan Cepat dan Tips Menggunakannya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













