kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Hari Keempat Gempa NTT, Basarnas Alihkan Operasi SAR ke Penguatan Kesehatan


Selasa, 18 Agustus 2026 / 17:34 WIB
Hari Keempat Gempa NTT, Basarnas Alihkan Operasi SAR ke Penguatan Kesehatan
ILUSTRASI. Evakuasi korban gempa NTT (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memasuki hari keempat pascagempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mulai menggeser fokus operasi dari pencarian korban ke penguatan layanan kesehatan di wilayah terdampak.

Direktur Operasional Basarnas, Bramantyo, mengatakan pergeseran fokus dilakukan setelah hingga hari ketiga tidak lagi terdapat laporan warga yang masih dalam pencarian. 

Tim SAR selanjutnya diarahkan untuk membantu penyisiran sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan, terutama di wilayah yang terdampak cukup berat dan sulit dijangkau.

Baca Juga: Belanja Perpajakan 2027 Melambat, Pengamat Soroti Pengetatan Insentif

"Kami hari ini khususnya cukup membantu pelaksanaan perkuatan tim kesehatan sesuai dengan arahan yang diminta oleh Bapak Menteri Kesehatan, khususnya di daerah-daerah yang terdampak cukup besar dan susah untuk dijangkau," kata Bramantyo dalam konferensi pers Update Penanganan Pascagempa M7,7 NTT 2026 yang disiarkan melalui YouTube BNPB, Selasa (18/8/2026).

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur NTT. Basarnas mengerahkan KNSAR Antareja 233 dari Kantor SAR Kupang untuk mendukung pergeseran 40 tenaga medis ke wilayah terdampak.

Selain mengirim tenaga medis, Basarnas menggunakan helikopter untuk mendukung pelayanan kesehatan. Dalam dua sorti penerbangan, Basarnas menggeser tenaga kesehatan ke Lamba Leda sekaligus mengevakuasi delapan warga ke Labuan Bajo untuk mendapatkan rujukan medis.

Bramantyo mengatakan, penguatan layanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Basarnas terhadap penanganan darurat, khususnya setelah menerima masukan terkait persoalan kesehatan warga di sejumlah wilayah terdampak.

"Di hari keempat ke depan mungkin kita tinggal melakukan penyisiran dan membantu perkuatan khususnya di bagian kesehatan, membantu rekan-rekan kesehatan," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah memperkuat layanan kesehatan di wilayah terdampak gempa. 

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan pemulihan fungsi rumah sakit menjadi prioritas untuk mengantisipasi potensi lonjakan pasien dalam beberapa hari ke depan.

"Prioritas utama untuk mengembalikan fungsi layanan di seluruh rumah sakit kabupaten/kota terdampak, untuk menghadapi lonjakan pasien dalam beberapa hari ke depan," ujar Budi dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).

Kemenkes menargetkan rumah sakit terdampak dapat kembali menjalankan layanan dasar paling lama dalam satu minggu, terutama untuk layanan operasi trauma, ibu dan anak serta hemodialisa.

Dari 21 rumah sakit terdampak, 16 masih beroperasi penuh, empat beroperasi sebagian dan satu belum beroperasi. Sementara dari 190 puskesmas terdampak, 122 masih beroperasi penuh, 49 beroperasi sebagian dan 19 belum beroperasi.

Baca Juga: Target Pajak 2027 Meningkat, DPR Dorong Kejar Wajib Pajak Besar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×