kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

BNN musnahkan 8 ton ganja asal Aceh


Rabu, 12 November 2014 / 22:45 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas pabrik Surya Pertiwi (SPTO) yang akan membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2022


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 8 ton ganja asal Aceh, Rabu (12/11/2014) siang di Garbage Plants - Airport sanitation Bandara Soekarno-Hatta.

Pemusnahan barang bukti ini turut dihadiri oleh Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar, Pejabat BNN, Ketua Komisi 3 DPR RI, Dir IV Mabes Polri, Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kejati, Angkasa Pura, Polres Bandara Soekarno-Hatta, dan lainnya.

"Pemusnahan barang bukti tahun ini, Rabu (12/11/2014) menginjak yang ke 24 kali. Kenapa beruntun karena memang ini amanat Undang-undang untuk memusnahkan," kata Anang.
Diutarakan Anang, pemusnahan kali ini yakni 8 ton ganja asal Aceh merupakan hasil tangkapan terbesar selama 10 tahun terakhir.

Dari 8 ton ganja ini, disisihkan 465 gram untuk keperluan laboratorium dan pembuktian perkara. Selain memusnahkan 8 ton ganja, BNN juga memusnahkan 5,9 gram sabu dari Tanjung Balai, Medan, Sumut.

"Pengungkapan 8 ton ganja ini didapatkan dari teknik modern controlled delivery," kata Anang. Anang menambahkan ganja asal Aceh ini rencananya akan dikirim ke Jakarta dan disimpan di sebuah gudang di Sukabumi, Jawa Barat. Dari kasus ini, polisi berhasil menangkap lima tersangka.(Theresia Felisiani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×