kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BKPM perkenalkan enam indikator kerja untuk menarik investasi


Senin, 18 November 2019 / 18:32 WIB
BKPM perkenalkan enam indikator kerja untuk menarik investasi
ILUSTRASI. Jajaran Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memberikan paparan tentang realisasi investasi pada kuartal III-2019 di kantor BKPM, Jakarta, Kamis (31/10).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Keempat, penyebaran investasi yang berkualitas. Investasi yang masuk ke Indonesia tentunya adalah investasi yang berkualitas dan manfaatnya harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia dan seluruh wilayah.

Kelima, BKPM akan memperbaiki strategi promosi investasi. Promosi investasi akan terfokus berdasarkan sektor dan negara.

Baca Juga: Ganti nama jadi Wilton Makmur Indonesia, ini rencana bisnis Renuka Coalindo (SQMI)

Keenam, BKPM akan mendorong peningkatan investasi dalam negeri atau penanaman modal dalam negeri (PMDN) khususnya UMKM.

"UMKM ini sangat berjasa bagi perekonomian Indonesia. Bahkan sejak dulu, saya ambil contoh, saat krisis ekonomi. Banyak UMKM yang masih tetap bertahan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi kita pada saat itu," kata Bahlil.

Selain itu, Bahlil juga melihat bahwa UMKM Indonesia yang mencapai 60 juta UMKM ini menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang banyak. Menurutnya, ada sebanyak lebih dari 100 juta tenaga kerja yang hidup dari UMKM.

Baca Juga: Investasi sebesar Rp 1.722 triliun terhambat masuk RI karena kebanyakan aturan

Berbekal amunisi berupa KPI, BKPM mengaku akan menjadi garda terdepan untuk realisasi investasi. Dengan adanya perbaikan struktur dan pola pelayanan, BKPM yakin bahwa investasi akan mengalir deras ke Indonesia dan pertumbuhan ekonomi akan terjaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×