kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.593.000   1.000   0,04%
  • USD/IDR 17.756   49,00   0,28%
  • IDX 6.491   30,34   0,47%
  • KOMPAS100 858   2,89   0,34%
  • LQ45 652   1,57   0,24%
  • ISSI 225   2,11   0,95%
  • IDX30 362   0,39   0,11%
  • IDXHIDIV20 451   -0,25   -0,05%
  • IDX80 98   0,34   0,35%
  • IDXV30 125   0,48   0,39%
  • IDXQ30 117   -0,02   -0,02%

Biaya pendidikan, pelatihan vokasi akan masuk APBN 2019


Selasa, 15 Mei 2018 / 20:55 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Darmin Nasution


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah sudah akan merancang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2019, melalui Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF).

Ditemui usai rapat terbatas di Kantor Kepresidenan, Darmin mengatakan, setidaknya di 2019 pemerintah menginginkan agar belanja dan perjalanan dinas pada kementerian dan lembaga untuk alat-alat perkantoran jangan meningkat dari tahun lalu.

Kemudian juga, pemerintah akan mulai menganggarkan biaya untuk pendidikan dan pelatihan vokasi.

"Yang kedua, yang paling baru adalah pemerintah akan memulai dengan kecepatan penuh untuk mendorong pendidikan dan pelatihan vokasi," jelasnya, Selasa (15/5).

Pasalnya, selama 1-2 tahun ini pemerintah telah menyiapkan konsep pendidikan dan pelatihan vokasi secara matang. Sehingga, aksinya sudah konkret dengan menyusun kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×