kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.525   25,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Biaya pendidikan, pelatihan vokasi akan masuk APBN 2019


Selasa, 15 Mei 2018 / 20:55 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Darmin Nasution


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah sudah akan merancang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2019, melalui Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF).

Ditemui usai rapat terbatas di Kantor Kepresidenan, Darmin mengatakan, setidaknya di 2019 pemerintah menginginkan agar belanja dan perjalanan dinas pada kementerian dan lembaga untuk alat-alat perkantoran jangan meningkat dari tahun lalu.

Kemudian juga, pemerintah akan mulai menganggarkan biaya untuk pendidikan dan pelatihan vokasi.

"Yang kedua, yang paling baru adalah pemerintah akan memulai dengan kecepatan penuh untuk mendorong pendidikan dan pelatihan vokasi," jelasnya, Selasa (15/5).

Pasalnya, selama 1-2 tahun ini pemerintah telah menyiapkan konsep pendidikan dan pelatihan vokasi secara matang. Sehingga, aksinya sudah konkret dengan menyusun kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×