kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.818   19,00   0,11%
  • IDX 8.925   -19,34   -0,22%
  • KOMPAS100 1.227   -4,69   -0,38%
  • LQ45 868   -3,70   -0,43%
  • ISSI 323   -0,54   -0,17%
  • IDX30 440   -3,19   -0,72%
  • IDXHIDIV20 519   -1,77   -0,34%
  • IDX80 137   -0,51   -0,37%
  • IDXV30 144   -0,52   -0,36%
  • IDXQ30 141   -1,08   -0,76%

BI Nilai Surplus Perdagangan November 2025 Perkuat Ketahanan Eksternal RI


Rabu, 07 Januari 2026 / 15:27 WIB
BI Nilai Surplus Perdagangan November 2025 Perkuat Ketahanan Eksternal RI
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) menilai peningkatan surplus neraca perdagangan pada November 2025 menjadi faktor positif dalam menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia ke depan.(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menilai peningkatan surplus neraca perdagangan pada November 2025 menjadi faktor positif dalam menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia ke depan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan pada November 2025 mencapai US$ 2,66 miliar, meningkat dibandingkan surplus pada Oktober 2025 yang sebesar US$ 2,39 miliar.

“Bank Indonesia memandang surplus neraca perdagangan ini positif untuk menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, Rabu (7/1/2026).

Baca Juga: BI Resmi hentikan Jibor dan Dorong Penggunaan Indonia

Ramdan menyampaikan, ke depan BI akan terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah serta otoritas terkait lainnya. Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan ketahanan eksternal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Surplus neraca perdagangan yang lebih tinggi terutama ditopang oleh meningkatnya surplus neraca perdagangan nonmigas. Pada November 2025, neraca perdagangan nonmigas mencatat surplus sebesar US$ 4,64 miliar, seiring tetap kuatnya kinerja ekspor nonmigas yang mencapai US$ 21,64 miliar.

Kinerja positif ekspor nonmigas tersebut terutama didukung oleh ekspor berbasis sumber daya alam, seperti logam mulia dan perhiasan atau permata, nikel dan barang daripadanya, serta bahan bakar mineral.

Baca Juga: BI Catat Uang Beredar Rp 9.891,6 Triliun pada November 2025, Kredit Mulai Menggeliat

Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India masih menjadi kontributor utama ekspor Indonesia.

Sementara itu, defisit neraca perdagangan migas tercatat meningkat menjadi US$ 1,98 miliar pada November 2025. Peningkatan defisit tersebut sejalan dengan naiknya impor migas di tengah penurunan ekspor migas.

Selanjutnya: INDONIA Resmi Gantikan JIBOR, Suku Bunga Pasar Antar Bank Terpantau Turun

Menarik Dibaca: 5 Olahraga untuk Mengencangkan Payudara Kendur, Bisa Dilakukan di Rumah!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×