kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   4.000   0,14%
  • USD/IDR 16.918   17,00   0,10%
  • IDX 8.274   -36,15   -0,43%
  • KOMPAS100 1.163   -5,91   -0,51%
  • LQ45 834   -4,25   -0,51%
  • ISSI 296   -0,45   -0,15%
  • IDX30 437   -1,48   -0,34%
  • IDXHIDIV20 520   -5,14   -0,98%
  • IDX80 130   -0,58   -0,44%
  • IDXV30 144   0,34   0,24%
  • IDXQ30 140   -1,50   -1,06%

BI Mencatat Modal Asing masuk ke RI Sebesar US$ 1,6 Miliar Hingga 13 Februari 2026


Kamis, 19 Februari 2026 / 15:20 WIB
BI Mencatat Modal Asing masuk ke RI Sebesar US$ 1,6 Miliar Hingga 13 Februari 2026
ILUSTRASI. Investasi portofolio asing mencapai US$1,6 miliar hingga 13 Februari 2026. Mayoritas masuk ke SRBI dan SBN.(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, aliran investasi portofolio asing sejak awal tahun hingga 13 Februari 2026 mencatat net inflows (modal asing masuk ke pasar keuangan dalam negeri) sebesar US$ 1,6 miliar.

Gubernur BI Perry Warjiyo membeberkan, aliran modal asing tersebut masuk terutama ditopang aliran modal asing yang cukup besar ke Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN).

“Sedangkan aliran modal pada saham mencatat outflows (keluar dari pasar keuangan dalam negeri),” tutur Perry dalam konferensi pers, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga: Ini Biang Kerok Pelemahan Rupiah Menurut Gubernur BI

Perry membeberkan, penguatan strategi operasi moneter pro-market untuk menarik aliran masuk investasi portofolio asing dengan tetap menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan dengan mengelola struktur suku bunga dan volume instrumen moneter, serta transaksi SBN di pasar sekunder secara terukur;

Ia juga mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 mencapai sebesar US$ 154,6 miliar, meski lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai US$ 156,5 miliar.

Baca Juga: Gubernur BI Optimistis Ekonomi Indonesia Akan Tumbuh Lebih Tinggi pada Kuartal I-2026

Cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Selanjutnya: ICT Institute Sebut Pertumbuhan BNPL Tinggi, Industri Perlu Jaga Kualitas Pembiayaan

Menarik Dibaca: Resep Risol Spesial Buka Puasa: Cicipi 4 Varian Lezat Ala Devina Hermawan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×