kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

BI menargetkan inflasi terjaga dikisaran 3,5% plus minus 1% tahun ini


Selasa, 29 Januari 2019 / 20:29 WIB


Reporter: Mochammad Fauzan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) terus berupaya menjaga inflasi tetap rendah. BI menargetkan bisa menjaga inflasi tahun ini di level 3,5% plus minus 1%. Tahun lalu, inflasi tercatat 3,13%.

Kemarin, BI menggelar pertemuan Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) di Gedung BI. Pertemuan tersebut dihadiri Gubernur BI, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Badan Usaha Milik Negara, Direktur Utama Perum Bulog, dan Kepala Badan Pusat Statistik.

Pertemuan ini untuk merumuskan langkah upaya pengendalian inflasi di tahun ini. Ada sejumlah langkah strategis yang akan dijalankan. Antara lain, memperluas pelaksanaan peta jalan pengendalian inflasi nasional 2019-2021, memperkuat koordinasi pusat dan daerah dalam pengendalian inflasi.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan untuk menjaga inflasi sesuai target, harus ditopang pengendalian inflasi volatile food maksimal di kisaran 4%-5%. Strategi ini dilakukan melalui empat kebijakan utama terkait keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan jika permasalahan inflasi sifatnya fundamental seperti berhubungan dengan produktivitas petani, pihaknya akan membantu dari sisi kebijakan fiskal. "Di situ bagaimana kami bisa mensupport dari kebijakan fiskal." tambah Sri, Selasa (29/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×