kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.029   31,00   0,17%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

BI: Inflasi Mei tercatat 0,08%


Rabu, 21 Mei 2014 / 15:53 WIB
ILUSTRASI. Prajurit Kopaska menaiki geladak Kapal Selam KRI Alugoro 405 saat persiapan latihan di perairan Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (16/7/2022).


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga minggu ke dua bulan Mei 2014 tingkat inflasi sudah mencapai 0,08%. Menurut Gubernur BI Agus Marto Wardojo, pada bulan ini akan sulit terjadi deflasi.

Seperti diketahui, pada bulan April 2014 lalu, terjadi deflasi sebesar 0,02%. "Angka ini asih harus dilihat dalam dua minggu ke depan," ujar Agus, Rabu (21/5) di Jakarta.

Penyebab inflasi hingga minggu ke-dua Mei 2014, masih berasal dari faktor harga pangan atau volitile food.

Sementara hingga akhir tahun 2014, BI memperkirakan, inflasi akan berada di level 4,5%. Namun, pemerintah memperkirakan inflasi akan berada di level 5,3%.

Asumsi inflasi itu lebih rendah dari yang ditetapkan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 sebesar 5,5%.

Perubahan asumsi itu didasari oleh realisasi hingga akhir kuartal pertama 2014. Pada kuartal petama lalu, inflasi berada di level 7,3%, secara year on year.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×