kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

BI: Inflasi Mei tercatat 0,08%


Rabu, 21 Mei 2014 / 15:53 WIB
ILUSTRASI. Prajurit Kopaska menaiki geladak Kapal Selam KRI Alugoro 405 saat persiapan latihan di perairan Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (16/7/2022).


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga minggu ke dua bulan Mei 2014 tingkat inflasi sudah mencapai 0,08%. Menurut Gubernur BI Agus Marto Wardojo, pada bulan ini akan sulit terjadi deflasi.

Seperti diketahui, pada bulan April 2014 lalu, terjadi deflasi sebesar 0,02%. "Angka ini asih harus dilihat dalam dua minggu ke depan," ujar Agus, Rabu (21/5) di Jakarta.

Penyebab inflasi hingga minggu ke-dua Mei 2014, masih berasal dari faktor harga pangan atau volitile food.

Sementara hingga akhir tahun 2014, BI memperkirakan, inflasi akan berada di level 4,5%. Namun, pemerintah memperkirakan inflasi akan berada di level 5,3%.

Asumsi inflasi itu lebih rendah dari yang ditetapkan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 sebesar 5,5%.

Perubahan asumsi itu didasari oleh realisasi hingga akhir kuartal pertama 2014. Pada kuartal petama lalu, inflasi berada di level 7,3%, secara year on year.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×