kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.849   -27,00   -0,15%
  • IDX 6.372   95,37   1,52%
  • KOMPAS100 834   12,21   1,49%
  • LQ45 634   8,72   1,39%
  • ISSI 220   3,91   1,81%
  • IDX30 351   4,29   1,24%
  • IDXHIDIV20 435   2,32   0,54%
  • IDX80 95   1,34   1,43%
  • IDXV30 119   0,37   0,31%
  • IDXQ30 113   0,76   0,68%

BI: Ekonomi RI Perlu Didorong dengan Mengoptimalkan Berbagai Sumber Pertumbuhan


Rabu, 23 September 2026 / 14:44 WIB
BI: Ekonomi RI Perlu Didorong dengan Mengoptimalkan Berbagai Sumber Pertumbuhan
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dan jajarannya umumkan hasil RDG BI, Rabu (23/9/2026) (KONTAN/Siti Masitoh)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonsia (BI) menyebut, perekonomian Indonesia tetap terjaga baik, namun perlu terus didorong dengan mengoptimalkan berbagai sumber pertumbuhan ekonomi.

Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan, perkembangan terkini menunjukkan konsumsi rumah tangga tetap terjaga ditopang besarnya berbagai stimulus fiskal Pemerintah serta mulai menguatnya keyakinan dan ekspektasi penghasilan konsumen.

Investasi juga tetap tumbuh baik terutama ditopang oleh investasi pemerintah di tengah peran investasi swasta yang perlu terus ditingkatkan.

“Dari eksternal, kinerja ekspor nonmigas meningkat sejalan dengan peningkatan permintaan beberapa negara, meskipun berbagai upaya perlu terus diperkuat guna mengoptimalkan dampak kenaikan harga komoditas ekspor,” tutur Destry dalam konferensi pers, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: Bank Indonesia Kembali Tahan BI-Rate di Level 5,75% pada September 2026

Ke depan, Destry memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indoensia diprakirakan tetap baik, didukung implementasi berbagai program stimulus pemerintah, keyakinan pelaku ekonomi yang membaik, serta optimalisasi berbagai sumber pertumbuhan ekonomi.

BI terus memperkuat bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang bersinergi erat dengan kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berdaya tahan.

“Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 berada dalam kisaran 4,9%–5,7%,” kata Destry.

Baca Juga: Perekonomian Global Belum Kuat, BI: Perlu Penguatan Kebijakan Moneter dan Fiskal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×