kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI: EDC offline solusi penyaluran bansos pelosok


Senin, 18 Desember 2017 / 15:41 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengatakan dalam proses penyaluran bantuan sosial (bansos) non tunai, dalam hal ini Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai penyalur diperbolehkan untuk menggunakan Electronic Data Capture (EDC) secara offline.

Hal ini dilakukan antara lain guna menjembatani para penerima bansos non tunai di wilayah yang tidak terjangkau sinyal telekomunikasi.

Direktur Departemen Pengawasan dan Kebijakan Sistem Pembayaran BI Pungy Wibowo menilai hal tersebut telah diberikan kepada bank penyalur bansos non tunai alias bank plat merah antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

"Itu (EDC offline) salah satu untuk menjembatani network (jaringan) di remote area (wilayah terpencil), beberapa bank sudah memberikan laporan ke kita dan tentunya diperbolehkan sepanjang tidak ada hal yang menjadi concern," ujar Pungky saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (18/12).
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×