kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   20,00   0,12%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

BI: Defisit transaksi berjalan kuartal II-2020 akan lebih rendah dari 1,5% PDB


Kamis, 16 Juli 2020 / 20:00 WIB
BI: Defisit transaksi berjalan kuartal II-2020 akan lebih rendah dari 1,5% PDB
ILUSTRASI. Gubernur BI Perry Warjiyo memaparkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia di Jakarta, Selasa (9/5/2020).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melihat ketahanan sektor eksternal Indonesia masih berdaya. Bahkan, bank sentral meramal kalau defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) di kuartal II-2020 akan di bawah 1,5% PDB. 

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, rendahnya CAD tidak hanya akan terjadi pada kuartal kedua tahun ini saja. Sepanjang tahun 2020, CAD juga berpotensi bergerak rendah di bawah 1,5% PDB. 

Baca Juga: BI optimistis cadangan devisa Juni 2020 akan kembali meningkat

"Ini juga dipengaruhi membaiknya neraca perdagangan, sejalan dengan penurunan impor akibat melemahnya permintaan domestik," kata Perry, Kamis (16/7) via video conference. 

Dengan CAD yang lebih rendah, Perry juga melihat adanya potensi perbaikan pada Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) di kuartal II-2020. Selain itu, perbaikan NPI juga selaras dengan surplus neraca modal yang akan lebih besar. 

Seiring dengan potensi tersebut, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2020 juga meningkat menjadi US$ 131,7 miliar. Ini setara dengan pembiayaan 8,4 bulan impor atau 8,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. 

Posisi cadev tersebut juga masih berada di atas standard kecukupan internasional yang sekitar 3 bulan impor. 

Baca Juga: BI masih yakin rupiah tetap perkasa di tahun ini, simak alasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×