kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Aliran Modal Asing Masuk Rp 910 Miliar Pekan Ketiga Agustus 2025


Minggu, 24 Agustus 2025 / 11:58 WIB
Aliran Modal Asing Masuk Rp 910 Miliar Pekan Ketiga Agustus 2025
ILUSTRASI. aliran modal asing masuk ke pasar keuangan salam negeri atau capital inflow sebesar Rp 910 miliar di pekan ketiga Agustus 2025.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk ke pasar keuangan dalam negeri atau capital inflow sebesar Rp  910 miliar pada pekan ketiga Agustus 2025.

Berdasarkan data yang dihimpun BI dari transaksi pasar keuangan domestik periode 19 sampai 21 Agustus 2025, aliran modal asing masuk atau nonresiden beli neto di pasar saham Rp 2,31 triliun.

Sementara itu, aliran modal asing tercatat jual neto atau keluar dari pasar keuangan dalam negeri dari surat berharga negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia.

“Rp 620 miliar triliun (keluar) pasar SBN, dan sebesar Rp 780 miliar di SRBI,” tutur Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan, Jumat (22/8/2025).

Baca Juga: Pekan Terakhir Juni 2025, Aliran Modal Asing Masuk Rp 2,83 Triliun

Adapun seiring dengan masuknya asing dari pasar keuangan dalam negeri, premi risiko investasi di Indonesia tercatat tuur. Ini terlihat dari premi credit default swap (CDS) Indonesia 5 tahun per 21 Agustus 2025 sebesar 66,97 bps, turun dibanding dengan 14 Agustus 2025 sebesar 67,72 bps.

Adapun selama tahun 2025, berdasarkan data setelmen sampai dengan 21 Agustus 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 52,99 triliun di pasar saham dan Rp 85,83 triliun di SRBI, serta beli neto sebesar Rp 71,63 triliun di pasar SBN.

“Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×