kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Besok, PDI Perjuangan akan temui KPK


Kamis, 02 September 2010 / 15:40 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pasca pengumuman tersangka dugaan suap pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia, PDI Perjuangan akan mengirimkan tim resmi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) esok hari (3/9). Partai berlambang banteng moncong putih ini akan mempertanyakan penetapan 14 kadernya sebagai tersangka.

Tim ini akan dipimpin anggota Komisi Hukum DPR dari fraksi PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan. "Tim resmi ini bukan untuk mengintervensi," ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, Kamis (2/9).

Tjahjo mengatakan keputusan untuk memilih Miranda pada 2004 silam adalah sikap fraksi. Dia mengatakan, keputusan anggota PDI perjuangan memilih Miranda bukan karena ada uang suap yang diberikan pada masing-masing anggota. Dia juga menambahkan, partainya akan menyiapkan tim hukum kepada kader PDI Perjuangan yang tersangkut kasus itu.

Kemarin (1/9), KPK sudah menetapkan 26 orang mantan anggota Komisi XI DPR periode 1999-2004 menjadi tersangka dalam kasus ini. Dari 26 orang itu, ada beberapa nama yang masih aktif menjadi anggota DPR PDI Perjuangan periode ini. Seperti politisi senior Panda Nababan dan Suwarno.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×