kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.909   -286,89   -4,63%
  • KOMPAS100 784   -39,99   -4,85%
  • LQ45 591   -27,99   -4,52%
  • ISSI 205   -9,70   -4,52%
  • IDX30 335   -14,15   -4,05%
  • IDXHIDIV20 415   -13,46   -3,14%
  • IDX80 89   -4,67   -4,98%
  • IDXV30 113   -4,14   -3,52%
  • IDXQ30 109   -3,71   -3,30%

Bertemu Jokowi, bos KAI bantah bahas calon menteri


Selasa, 26 Agustus 2014 / 11:47 WIB
ILUSTRASI. Ada lima alasan yang membuat ASEAN diyakini tak akan tergelincir ke jurang resesi. REUTERS/Soe Zeya Tun


Sumber: Kompas.com | Editor: Edy Can

JAKARTA. Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignatius Jonan bertemu Gubernur DKI Jakarta sekaligus presiden terpilih Joko Widodo di Balaikota pada Selasa (26/8) pagi. Ia membantah pertemuan itu bernuansa politis

"Menteri? Tanya Jokowi. Kami ke sini lagi bahas kereta dari Jakarta ke Bandara (Soekarno-Hatta). Enggak ada (bahas menteri)," ujar dia usai pertemuan yang berlangsung tertutup.

"Kan perlu izin dengan Pemprov DKI sebagai yang punya lahan, lalu desainnya dan lain-lain. Itu harus disetujui," timpal Kepala Pusat Arsitektur Desain PT KAI Ella Ubaidi.

Jonan mengatakan, pertemuan bukan digelar empat mata. Ia turut membawa Kepala Pusat Arsitektur Desain PT KAI Ella Ubaidi beserta staf ke dalam pertemuan itu.

Sejumlah Kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta juga hadir dalam rapat. Jonan pun enggan berandai-andai jika dirinya bakal dimasukan ke dalam kandidat menteri di kabinet Jokowi-Jusuf Kalla. "Anda ini bukan presiden. Kalau presiden yang tanya, baru saya jawab," lanjut Jonan.

Isu bahwa Ignatius Jonan masuk ke dalam kabinet Jokowi-JK muncul saat namanya menjadi satu dari tiga pilihan calon Menteri BUMN. Pilihan tersebut berada di media sosial yang dibuat relawan Jokowi-JK.

Publik merespon baik nama Jonan. Dia dinilai berhasil memperbaiki pelayanan transportasi kereta bagi masyarakat melalui peningkatan fasilitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×