kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.979   87,00   0,49%
  • IDX 5.951   -150,14   -2,46%
  • KOMPAS100 774   -22,02   -2,77%
  • LQ45 584   -14,08   -2,35%
  • ISSI 206   -5,45   -2,57%
  • IDX30 331   -7,41   -2,19%
  • IDXHIDIV20 404   -8,15   -1,97%
  • IDX80 88   -2,47   -2,73%
  • IDXV30 109   -1,84   -1,66%
  • IDXQ30 106   -2,16   -2,00%

Beli MA-60, Merpati dapat harga murah


Rabu, 11 Mei 2011 / 14:40 WIB
ILUSTRASI. Proses pembelian hingga pendistribusian daging kurban saat Lebaran Idul Adha Tahun 2020 harus menerapkan protokol kesehatan. KONTAN/BAihaki/27/7/2020


Reporter: Dani Prasetya | Editor: Edy Can


JAKARTA. PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) membeli pesawat MA-60 dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga biasanya. Total untuk pembelian 15 unit pesawat buatan Xian Aircraft Company itu, Merpati hanya merogoh kocek sebesar US$ 161 juta.

Dengan demikian, Direktur Utama Merpati Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan, satu unit pesawat itu hanya dibanderol seharga US$ 11,26 juta. Padahal, menurut pengamat penerbangan Dudi Sudibyo, harga standar pesawa itu sebesar US$ 12,5 juta.

Sebagai informasi, kontrak pengadaan 15 pesawat tersebut dituangkan pada perjanjian penerusan pinjaman (Subsidiary Loan Agreement/SLA) yang ditandatangani pada 2006 silam. Pemerintah Indonesia meminjam pada Exim Bank of China sebesar RMB¥1,8 miliar atau setara dengan Rp 2,1 triliun.

SLA senilai RMB¥1,8 miliar itu dipinjamkan pada pemerintah Indonesia dengan bunga sebesar 2,5% per tahun. Dari pemerintah kepada MNA, pinjaman itu diturunkan dengan besaran bunga 3% per tahun. Masa tenor pinjaman termasuk tenggat waktu selama 15 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×