kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.140   53,00   0,29%
  • IDX 5.951   26,56   0,45%
  • KOMPAS100 773   1,68   0,22%
  • LQ45 590   0,81   0,14%
  • ISSI 205   1,74   0,85%
  • IDX30 334   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 413   -0,18   -0,04%
  • IDX80 88   0,24   0,28%
  • IDXV30 112   0,09   0,08%
  • IDXQ30 107   -0,12   -0,11%

Bea Cukai Ungkap Biaya Penerapan Pita Cukai Digital Sangat Tinggi


Kamis, 28 September 2023 / 12:33 WIB
Bea Cukai Ungkap Biaya Penerapan Pita Cukai Digital Sangat Tinggi
ILUSTRASI. DJBC Ungkap Biaya Penerapan Pita Cukai Digital Sangat Tinggi. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/YU


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah mengkaji penerapan pita cukai digital, untuk menggantikan pita cukai konvensional yang saat ini sudah berlaku.

Direktur Penerimaan dan Perencanaan Strategis, DJBC Kemenkeu Mohammad Aflah Farobi, mengatakan, penerapan pita cukai tidak mudah diadopsi di Indonesia. Salah satunya karena penerapan pita cukai digital memerlukan biaya yang sangat besar.

“Cukai digital masih dikaji, apakah bakal ditempel di pita cukai atau ditempel di pembungkus rokoknya. Masih dikaji juga karena cost-nya sangat tinggi pita cukai digital ini. Sedangkan kita lihat kan perusahaan rokok di Indonesia tidak hanya yang besar saja,” tutur Aflah pada Selasa (26/9).

Baca Juga: Pemerintah Bakal Bentuk Satgas Transformasi Digital, Ekonom Soroti 5 Hal Ini

Aflah mengakui, memang penerapan pita cukai digital menjadi salah satu opsi  untuk meningkatkan pengawasan terhadap barang kena cukai. Meski begitu, DJBC masih mengkaji serta mempertimbangkan penerapannya.

Hal ini karena, penerapan pita cukai digital juga bisa membebankan pengusaha barang kena cukai yang usahanya masih pada skala kecil, sehingga DJBC masih harus memperhitungkannya dengan baik.

Untuk diketahui saat ini DJBC masih menggunakan pita berbahan kertas khusus dengan 20 lapis pengamanan. Menurut Aflah pita cukai tersebut sudah efisien dan aman, karena sejauh ini belum ada orang yang mampu memalsukannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×