kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Baru 27 Kementerian yang serahkan revisi belanja


Selasa, 15 Juli 2014 / 18:51 WIB
Baru 27 Kementerian yang serahkan revisi belanja
ILUSTRASI. Ganjil Genap Jakarta Minggu Sore Tak Berlaku (12/2): Leluasa Memilih Jalan. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah tengah menyusun pagu belanja terbaru dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014 setelah dilakukan pemotongan bujet Rp 43 triliun. Hingga saat ini, baru 27 kementerian/lembaga (K/L) yang menyerahkan revisi pagu belanjanya kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Dirjen Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan pihaknya akan mendorong kementerian/lembaga untuk bisa cepat menyelesaikan revisinya. Dengan 27 kementerian/lembaga yang sudah memberikan revisi, berarti masih ada 59 kementerian/lembaga yang belum menyerahkan revisi belanjanya.

Target Kemenkeu adalah pada bulan ini Keputusan Presiden (Keppres) tentang revisi pagu belanja sudah bisa diterbitkan. "Saya pesan akhir bulan ini selesai biar ada kepastian. Nanti kita masukkan langsung waktu realisasi APBN-P," ujar Askolani, Selasa (15/7).

Menurut Askolani, saat ini revisi pagu belanja itu masih berproses pada satuan kerja tiap-tiap kementerian. Jadi, dari kementerian pusat dibawa ke satuan kerja untuk dibedah, lalu akan dimasukkan kembali ke pusat. Ketika sudah lengkap dimasukkan ke pusat yaitu Sekretaris Jenderal, maka akan langsung dikumpulkan ke Kemenkeu.

Dengan adanya revisi dari masing-masing kementerian/lembaga, Kemenkeu baru bisa menghitung berapa total pos masing-masing belanja. Salah satunya pagu belanja modal. Dalam APBN 2014 sendiri, pagu belanja modal sebesar Rp 184,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×