kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Banyak Pakar Nyinyir Soal MBG, Presiden Prabowo: Kita Buktikan Program Berhasil


Selasa, 06 Januari 2026 / 18:03 WIB
Banyak Pakar Nyinyir Soal MBG, Presiden Prabowo: Kita Buktikan Program Berhasil
ILUSTRASI. Presiden Prabowo laporkan program MBG sudah membantu 55 juta penerima dengan tingkat keberhasilan 99,99% hingga Januari 2026.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Presiden Prabowo Subianto menyinggung banyak pakar yang mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut akan jadi program gagal. 

Hal itu disampaikannya dalam memberikan Taklimat Retret para menteri di Hambalang, Selasa (6/1/2025). 

Prabowo menegaskan bahwa hingga 6 Januari 2026, program MBG sudah menjangkau 55 juta penerima manfaat dengan tingkat keberhasilan mencapai 99,99%. 

Menurutnya, ini capaian yang luar biasa dari pemerintah dalam menghilangkan kelaparan dan kemiskinan di tanah air. 

Baca Juga: Prabowo Klaim Program MBG Berhasil 99.99 Persen

"Kita buktikan, walaupun begitu banyak pakar yang mengejek saya dan tim saya, mereka katakan MBG pasti gagal. Tapi kita buktikan MBG berhasil," kata Prabowo. 

Kepala negara pun bercerita setiap kunjungan ke daerah selalu ditanya terkait program MBG yang belum menjangkau seluruh anak-anak dan ibu hamil di wilayah tersebut. 

Itu artinya, tambah dia, banyak masyarakat yang mengharapkan program ini hadir. 

"Saya tidak faham manusia macam mana yang tidak tergerak hatinya melihat anak-anak seperti itu. Hai orang pintar yang ngejek, lihatlah dengan mata dan hatimu," ujar Prabowo. 

Presiden juga mengakui bahwa program ini masih banyak kekurangan dan penyimpangan. Menurutnya hal itu wajar mengingat program ini dilakukan dalam skala besar. 

"Apakah ada kekurangan? Ada.  Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan. Apakah ada penyimpangan? Pasti," ujar Praboro.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Capai 55 Juta Penerima dalam 1 Tahun

Walau demikian, Prabowo mengatakan bahwa kesalahan dalam pelaksanaan program hanya mencapai 0,0009%. Yang artinya, program ini diyakini telah berhasil dijalankan. 

Prabowo menegaskan bahwa langkah pengawasan dan pengamanan terhadap makanan yang didistribusikan juga terus ditingkatkan.  

Selanjutnya: Hasil Investasi Jasindo Tumbuh 12,3% hingga November 2025

Menarik Dibaca: Hujan Pagi Lanjut Sore Hari, Cek Prakiraan BMKG Cuaca Besok (7/1) di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×