kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Program Makan Bergizi Gratis Capai 55 Juta Penerima dalam 1 Tahun


Selasa, 06 Januari 2026 / 16:23 WIB
Program Makan Bergizi Gratis Capai 55 Juta Penerima dalam 1 Tahun
ILUSTRASI. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berhasil menjangkau 55?juta penerima dalam satu tahun, dengan kesalahan hanya 0,0009?%.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 55 juta penerima manfaat tepat 1 tahun terlaksananya program. 

Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa program ini masih banyak kekurangan dan penyimpangan. Menurutnya hal itu wajar mengingat program ini dilakukan dalam skala besar. 

"Apakah ada kekurangan? Ada.  Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan. Apakah ada penyimpangan? Pasti," ujar Praboro dalam memberikan Taklimat Retret di Hambalang, Selasa (6/1/2025). 

Baca Juga: Resmi! Tunjangan Hakim Naik Mulai 2026, Cek Rincian Gaji & Perbandingan Tunjangan

Walau demikian, Prabowo mengatakan bahwa kesalahan dalam pelaksanaan program hanya mencapai 0,0009%. Yang artinya, program ini diyakini telah berhasil dijalankan. 

Prabowo menegaskan bahwa langkah pengawasan dan pengamanan terhadap makanan yang didistribusikan juga terus ditingkatkan.  

"Kita selalu intervensi," kata Prabowo. 

Prabowo menegaskan, capaian 55 juta penerima manfaat ini merupakan capaian yang besar. 

Menurutnya, jumlah ini sama dengan memberi makan delapan kali seluruh penduduk Singapura. Selain itu, negara lain seperti Brasil, program serupa baru bisa menjangkau 40 juta penerima manfaat selama 11 tahun. Sementara Indonesia mampu menjangkau 55 juta penerima manfaat dalam 1 tahun pemerintahan saja. 

Lebih lanjut, Prabowo bercerita bahwa program ini bermula dari keresahannya akan data yang menyebutkan 1 dari 5 anak Indonesia dinyatakan kekurangan gizi. 

Prabowo juga mengetahui bahwa puluhan juta anak Indonesia berangkat sekolah tanpa makan pagi. 

Baca Juga: Strategi Front Loading Berlanjut, Pemerintah Targetkan Lelang SBN Rp 220 Triliun

Hal itu, kemudian yang melahirkan program makan bergizi gratis (MBG) setelah dirinya membentuk tim untuk melakukan riset ke negara lain yang memiliki program serupa. 

"Saya ingat kata-kata pendahulu-pendahulu kita salah satu ucapan Bung Karno. The hungry stomach cannot wait. Perut yang lapar tidak bisa tunggu," urai Prabowo. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×