kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.119   87,24   1,09%
  • KOMPAS100 1.144   11,88   1,05%
  • LQ45 828   6,92   0,84%
  • ISSI 288   4,03   1,42%
  • IDX30 430   3,70   0,87%
  • IDXHIDIV20 517   4,54   0,89%
  • IDX80 128   1,41   1,11%
  • IDXV30 141   1,96   1,41%
  • IDXQ30 140   1,17   0,84%

Prabowo Kritik Banyak Pakar yang Gaduh di Podcast, Tekankan Pentingnya Persatuan


Selasa, 06 Januari 2026 / 05:20 WIB
Prabowo Kritik Banyak Pakar yang Gaduh di Podcast, Tekankan Pentingnya Persatuan
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto menyoroti pakar podcast yang kerap membuat gaduh. (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menyinggung banyak pakar yang kerap bicara di podcast-podcast dan membuat gaduh masyarakat. 

Menurutnya, para pakar ini kerap berkomentar yang menggiring opini dan seolah-olah tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Kepala Negara. 

"Ngarang itu dia. Bilang prabowo sedang konflik internal dengan ini, nanti dengan itu. Senangnya ramai, gaduh, padahal enggak ada saudara-saudara," kata Prabowo dalam Natal Nasional di Jakarta, Senin (5/1/2026). 

Prabowo mengatakan bahwa beberapa pakar geopolitik menyebutkan bahwa Indonesia akan menjadi bangsa keempat terkaya di dunia. Namun, prediksi itu bisa dicapai hanya ketika bangsa Indonesia bersatu. 

Baca Juga: Prabowo Bantah Program MBG Diadakan agar Dirinya Terpilih Lagi di Pilpres 2029

"Tapi sekarang kita harus bekerja sama, kita harus kompak, kita harus bahu-membahu. Yang kuat tarik yang lemah, yang lemah berhimpun bekerja sama, bersaing baik, tapi begitu pertandingan selesai bersatu, bersatu," ujarnya 

Prabowo pun menyinggung beberapa pihak yang justru mengatakan jika bersatu itu menghilangkan demokrasi. 

Padahal menurutnya, pemerintahan yang dipimpinnya tetap memperbolehkan penyampaian pendapat maupun kritik. 

Baca Juga: Singgung Survei Harvard, Prabowo Sebut Masyarakat Indonesia Paling Bahagia di Dunia

"Kalau saya dikoreksi saya menganggapnya bahwa saya dibantu, saya diamankan. Kadang-kadang kita tidak suka dikritik, kita tidak suka dikoreksi, tapi sesungguhnya itu mengamankan, iya kan?" jelas Prabowo. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×