kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Bantuan Australia dipangkas, Menlu: Tak pengaruh


Kamis, 14 Mei 2015 / 14:50 WIB
ILUSTRASI. Kata-kata Hari AIDS Sedunia 2023.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengaku sudah mendapat penjelasan mengenai pemangkasan dana bantuan dari Australia. Namun, Ia mengaku tidak akan mempermasalahkan keputusan pemerintah negeri Kangguru itu.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Marsudi bilang, pihaknya sudah mendapatkan rencana itu sejak awal tahun. Pemangkasan bantuan itu tidak terlalu berpengaruh karena pemerintah mengaku tengah mengurangi ketergantungannya atas pemberian bantuan negara lain.

"Karena ekonomi kita sudah semakin bagus, kita (malah) mulai membantu," ujar Retno, Rabu (13/5) malam, di Istana Negara, Jakarta.

Jadi berapapun besarnya pengurangan bantuan ini dilakukan oleh Australia, Retno menganggap pembangunan di Indonesia tidak akan terpengaruh. Sebelumnya dikabarkan Australia akan memangkas bantuannya untuk Indonesia hingga 40%.

Adapun Retno menyampaikan, alasan Australia karena pelambatan ekonomi global yang tengah terjadi, sehingga Australia harus mereview semua bantuan yang diberikannya ke sejumlah negara. Kini program bantuan Australia akan lebih fokus untuk negara-negara di kawasan pasifik.

Dia menegaskan, pemangkasan bantuan bukan karena eksekusi mati yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia atas dua warga negara Australia, gembong narkoba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×