kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Bangun Sistem Pajak Canggih, DJP Klaim Lebih Cepat Jika Dibandingkan Negara Lain


Kamis, 26 Oktober 2023 / 10:26 WIB
Bangun Sistem Pajak Canggih, DJP Klaim Lebih Cepat Jika Dibandingkan Negara Lain
ILUSTRASI. Layanan Pojok Pajak di Mall Central Park, Jakarta Barat.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - LOMBOK. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan  (Kemenkeu) mengklaim bahwa proses pembangunan sistem pajak canggih alias core tax system lebih cepat jika dibandingkan dengan negara lain.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Staf Ahli Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak DJP Kemenkeu Iwan Djuniardi dalam Media Gathering di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Iwan mencontohkan, untuk negara maju seperti Irlandia dan Australia bahkan membutuhkan waktu tujuh hingga 10 tahun untuk melakukan reformasi bisnis dan administrasi perpajakannya. Bahkan, negara Prancis membutuhkan waktu sekitar sembilan tahun.

Baca Juga: Konsumsi Digital Semakin Masif, Reformasi Perpajakan Semakin Digalakkan

"Kalau kita bandingkan dengan negara lain, core tax kita ini termasuk yang cepat, karena beberapa negara maju seperti Irlandia dan Australia. Itu membangun atau mengubah reformasi bisnis itu butuh 7 sampai 10 tahun," ujar Iwan di Lombok, Rabu (25/10).

Oleh karena itu, pembangunan sistem pajak canggih di Indonesia ini terbilang cepat lantaran hanya membutuhkan waktu enam tahun, yakni dimulai dari persiapan pada 2018 dan siap meluncur pada 2024 mendatang.

Iwan mengatakan, reformasi sistem pajak yang terbilang cepat ini dikarekan perkembangan teknologi yang semakin canggih.

"Kita alhamdulilah-nya sudah diuntungkan dengan teknologi terbaru, sehingga pengembangnya tidak selama mereka," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×